Web Analytics
FLASH ARTIKEL
Dibaca 304 X

Merasa benar berbeda dengan kebenaran #2

Asalamualaikum sahabat prayers

Lawan kata kebenaran adalah kebohongan. Seseorang yang berdiri pada kebohongan, tidak akan pernah tenang dan pasti gelisah hidupnya. Terus mencari celah terus bagai tikus untuk mengelabuhi kebenaran. Sementara kebenaran akan tetap selalu di situ. Kebenaran itu tidak pernah kemana-mana. Karena kebenaran itu mutlak. Berdasarkan fakta, mau ditutupi seperti apa, kebenaran bersifat kokoh.

Jalan mana yang mau dipilih? Hidup di atas kebohongan yang dipoles, atau hidup tenang dilandasan kebenaran.

Contoh: ketika kita berbuat kesalahan, hati kita akan lebih tenang jika mengakui kesalahan meminta maaf dan berdiri pada fakta dan kebenaran. Namun jika berbuat salah namun ditutup2i, hidup tidak akan pernah tenang dan akan terus cari celah untuk tipu daya menutup fakta. Dan akhirnya membuat kebenaran yang cuma diada2kan  alias kebohongan. Akhirnya jadi terbiasa hidup di atas kebohongan yang dibenar2kan alias kebenaran yang dibuat2 hingga jadi merasa benar (padahal enggak), dan akhirnya numpuk jadi penyakit hati.

Sahabat prayers yuk kita perlahan-lahan berhenti berbohong dengan diri sendiri, yuk kita mulai rangkul kebenaran. Kita perlahan-lahan berhenti mencari kesalahan orang lain, berhenti untuk membenarkan orang lain dengan kebohongan-kebohongan.

Lihat ikan, di kepalanya tidak ada apa-apa, memang dia tidak punya dan tidak tahu apa-apa, dan ia tetap berenang dengan tengang. Sama denganya manusia yang dianggap bodoh itu terkadang ia yang tenang hidupnya,tidak ada musuh dan tidak ada yang iri. Mereka inilah yang agak tenang dan sedikit senang. Mereka fokus untuk mencari ridho allah, cinta allah, dan berkah allah.

Sahabat prayers, yuk kita hidup tenang, kita berhenti mencari kesalahan orang lain, kita rangkul semua manusia dengan kebaikan-kebaikan dan cinta allah.

Kolom Komentar