Web Analytics
FLASH ARTIKEL
Dibaca 137 X

Hati Terbalik

Sahabat prayers
Hati yang beriman menuju ke jalan lurus (shirothol mustaqiem), dia tidak membelok ke kanan maupun ke kiri, lurus terus sesuai fitroh suci dalam hati.

Diriwayatkan dari Abi Abdillah bahwa seseorang menjadi khotib atau penceramah tidak melakukan kesalahan karena huruf alif atau wau, dia pembicara ulung tetapi hatinya gelap gulita;
Seorang lainnya tidak pandai berpidato karena dia tidak mampu mengutarakan apa yang ada dalam hatinya dengan lidahnya, padahal hatinya penuh dengan bunga-bunga hikmah bercahaya nur kesucian.

Ketahuilah saudaraku sayang, bahwa hati yang berpaling dari kebenaran dan amat menyenangi dunia, akan menyebabkan hati menjadi terbalik dan membalik ke arah duniawi.
Mungkin manusia masa kini tertipu oleh penampilan seseorang yang membawa peran orang suci, kemudian ternyata dia seorang penipu, mungkin setan pencegah kebaikan bertampang ulama.
Kelak di akhirat ia terbalik arah, ia di padang mahsyar berjalan dengan kepalanya di bawah dan kaki di atas wajah menghadap tanah.


Hati seorang munafiq bertentangan dengan fitroh. Ia hidup dalam kegelapan hati, berkelakuan jahiliyah yang buruk, kejam dan keji, egois, serakah dan selalu ingin mengatur, berbohong terang-terangan tanpa malu.

Penampakan beragama hanya dalam bentuk berpakaian dan jenggot panjang saja. Mereka, para munafiq jahiliyah ini membunuh orang-orang Islam atas nama Islam. Sampai saat ini, negara-negara muslimin dihancurkan, dan penduduknya dibunuh dengan senjata langsung atau lewat pemboman bunuh diri.

 Jahiliyah modern ini lebih kejam dari pada jahiliyah kebodohan.

Kolom Komentar