Web Analytics
FLASH ARTIKEL
Dibaca 311 X

Munafik, seberapa Bahaya ?

Asalamualaikum, sahabat prayers

Syukur, puji bagi allah pencipta segala kebaikan, semoga kita selalu ridho dengan apapun keputusan allah. Sahabat prayer pernah terfikir kah apa yang terjadi ketika sifat kemunafikan hilang dari manusia?

Maka, akan banyak yang mati terkena serangan jantung dan banyak pula yang masuk rumah sakit jiwa, karena topeng terbuka semua. Ternyata dibalik senyum ada hati serigala yang siap menerkam apa saja yang dapat dimakan di hadapannya.

Sahabat prayers, Sungguh membuang kemunafikan itu lebih baik daripada ditutupi dengan topeng. Kebusukan dan dibungkus dengan pakaian rapi, kebohongan ditutupi tutur kata manis penuh kelembutan.

Allah SWT berfirman dalam Surat Asy-Syu’ara ayat 88-89:

“Pada hari yang tidak berguna harta dan anak-anak, kecuali orang yang datang kepada Allah dengan hati yang bersih.”

Jelas, menurut ayat tersebut Allah SWT menetapkan bahwa pada saat manusia kembali kepada-Nya, Dia-lah yang menentukan nasib orang itu, berdasarkan apa isi pikiran dan perasaan (hati-jiwa). Jadi bukan mazhab dan bukan pula partai, maka dari itu kita akan melakukan muhasabah untuk mengetahui apakah jiwa kita ini bersih atau kotor, berpenyakit atau sehat. Bila ingin memeriksa kesehatan tubuh seperti ambil darah, rontgen, itu penting untuk kesehatan tubuh di dunia, tentu lebih penting lagi kesehatan rohani atau jiwa yaitu pikiran dan perasaan.

Sahabat prayers, sungguh lebih beruntung jika manusia mau memeriksa kesehatan rohani dengan ber-muhaasabah mencari tahu kesalahan, kelemahan dan kebodohan dirinya sendiri, agar dapat disembuhkan dan diperbaiki, sehingga ia menjadi manusia asli, bukan manusia palsu. Semoga kita selalu bermuhaasabah diri, aamiin

Kolom Komentar