Web Analytics
FLASH ARTIKEL
Dibaca 84 X

Qonaah

Sahabat prayers 
semoga berkah selalu, aamiin 

Salah satu penyebab kehancuran seseorang adalah keinginan yang meluap-luap, sampai jauh melebihi batas kemampuannya, sehingga keinginannya itu menjadi hayalan dan lamunan panjang.

Ya Allah Tuhanku
Aku berhenti menghayal
Tidak lagi mengharap yang tidak masuk akal
Pasti Allah mengetahui apa saja yang terbaik untukku
Sedangkan aku sendiri tidak mengerti mana yang baik untukku
Maka aku mohon diberikan yang terbaik untuk hidupku
Di dunia dan di alam lainnya kelak

Qona’ah adalah upaya meningkatkan kemampuan agar dapat mandiri dan tidak bergantung kepada orang lain. Ketergantungan membuat seseorang tidak merdeka, kecuali ketergantungan kepada Allah SWT, karena kita tidak dapat mengatakan “tidak” terhadap apa pun yang diputuskan Allah SWT. Kita hanya bisa mengatakan: “Iya, aku patuh, aku tunduk dan aku menurut karena Engkau Tuhanku, Engkau pemilik diriku. Apa pun kehendak-Mu pasti terjadi terhadap semua isi alam, termasuk diriku. Maka aku menyerah dan pasrah kepada-Mu Allah-ku.” Tetapi, kepada selain Allah, kita dapat mengatakan “iya”, dapat juga mengatakan “tidak”. Kita hanya menjadi hamba Allah, tidak sudi menjadi hamba yang lain, tidak mau menjadi budak narkotik, nafsu palsu (negatif), atau diperbudak manusia. Aku bebas dari semua ikatan, hanya terikat dengan aturan Allah SWT

Untuk dapat mengatakan “iya” atau “tidak”, kita harus berqona’ah sehingga setiap saat kita merasa berkecukupan, menikmati apa yang ada dan tidak mendambakan yang tidak ada, apalagi yang haram. Walaupun sifat sebagian manusia selalu mencampakkan melati dalam genggaman dan mendambakan bunga dalam jambangan. Kita nikmati saja yang baik yang ada dalam genggaman kita, itulah yang bermanfaat. Adapun yang di sana belum terjangkau, belum tentu berguna bagi kita dan keluarga.

Kolom Komentar