Web Analytics
FLASH ARTIKEL
Dibaca 85 X

Wadah

Sahabat prayers,
Bermujahadah memeras nafsu atau badan akan merasakan kemurnian perasaan.
Pikiran dan perasaan adalah wadah yang memercikkan sesuatu yang ada di dalamnya, bisa bersih, bisa pula kotor.

Wadah milik orang yang nakal memercikkan perbuatan yang nakal.
Wadah orang yang arif bijaksana memercikkan yang adem dan sejuk.
Setan tidak kejam membunuh, yang suka membunuh orang yang berpikiran kejam dan berperasaan kebencian. Setan hanya membisikkan, pelaksana kejahatan adalah manusia yang berhati kumuh.

Bila berdoa, bawalah wadah yang bersih, karena Allah mengisi ke dalam wadah yang bersih, baik rizqi maupun hidayah. Apapun Allah SWT akan mengisinya, asalkan wadahnya bersih. Jangan meminta apa-apa kalau tidak menyiapkan wadah.

Islam mengajarkan berpikir yang baik. Dan berpikir yang baik merupakan sarana doa, karena pengkabulan doa sesuai dengan isi pikiran kita sendiri. Bila isi pikiran baik, maka terjadilah yang baik seperti yang dipikirkan.

Mau tenang, tenangkan pikiran.
Mau baik, perbaiki pikiran. 
Mau merasa senang, senangkan perasaan.
Mau diridhoi Allah, ridholah kepada segala taqdir.

Doa sesuai dengan apa yang kita pikirkan dan rasakan. Maka, perindahlah pikiran dan perasaan Anda, semua akan ikut menjadi indah.

Bahagiakan hati sendiri, itulah obat paten penyembuh diri.
Buang pikiran buruk, kupas tuntas, kemudian tenangkan dan katakan padanya: “Bahagialah hatiku, Tuhan selalu bersamamu. Agar Tuhan dekatmu selalu, jagalah kebersihanmu, agar Tuhan senang padamu. Wahai pikiran dan hatiku, fokuskan ingatanmu hanya kepada-Nya selalu.”

Kolom Komentar